Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Serahkan Hidroponik ke Posyandu Kesamben Jombang, Dukung Ketahanan Pangan!

Pendidikan 09 Aug 2026 23:04 2 min read 39 views By Redaksi Jombang Aktual
Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Serahkan Hidroponik ke Posyandu Kesamben Jombang, Dukung Ketahanan Pangan!
JOMBANG | Jombang Aktual – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 45 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur menyerahkan perang...

JOMBANG | Jombang Aktual – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 45 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur menyerahkan perangkat hidroponik ke Posyandu Magoan dan Posyandu Padar Lor, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.


Hal ini dilakukan sebagai salah satu program unggulan mahasiswa KKN tersebut untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus sebagai kenang-kenangan mereka selama berada di desa Kesamben dalam menjalankan pengabdian atau KKN.


Pemilihan hidroponik bukan tanpa alasan. Keterbatasan lahan di sekitar posyandu menjadi salah satu tantangan dalam mengembangkan sumber pangan mandiri. Melalui metode hidroponik, sayuran tetap dapat dibudidayakan tanpa membutuhkan lahan luas.


Perangkat yang diserahkan menggunakan metode Nutrient Film Technique (NFT). Sistem ini memungkinkan tanaman tumbuh tanpa tanah dengan memanfaatkan aliran tipis larutan nutrisi yang dialirkan secara terus-menerus ke bagian akar.


Selain hemat lahan, metode NFT dinilai efisien dalam penggunaan air dan memiliki risiko lebih rendah terhadap hama serta penyakit yang berasal dari tanah. Perawatannya juga relatif mudah sehingga dapat dilanjutkan oleh kader posyandu maupun masyarakat.


Agar program tidak berhenti setelah alat diserahkan, mahasiswa KKN Kelompok 45 turut menyediakan leaflet panduan budidaya hidroponik. Materi tersebut memuat tahapan penyemaian benih menggunakan rockwool, pemindahan tanaman, penggunaan nutrisi AB Mix, hingga jadwal perawatan harian dan mingguan.


Leaflet tersebut juga dilengkapi panduan menghadapi sejumlah kendala yang umum terjadi dalam budidaya hidroponik, seperti daun menguning hingga gangguan pada pompa.


Ketua Kelompok 45 KKN UPN Veteran Jatim menjelaskan, program tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kondisi lahan di sekitar posyandu yang terbatas. Dengan teknik NFT, lahan sempit tetap dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan sayuran.


Beberapa jenis tanaman yang dapat dibudidayakan antara lain kangkung, bayam, pakcoy, selada, dan seledri. Masa panennya pun relatif beragam, mulai sekitar 21 hari untuk kangkung hingga sekitar 90 hari untuk seledri.


“Harapannya, alat ini tidak hanya menjadi kenang-kenangan dari mahasiswa KKN, tetapi benar-benar dimanfaatkan dan dikembangkan oleh kader maupun masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan,” ujar Ketua Kelompok 45.


Penyerahan perangkat hidroponik tersebut mendapat respons positif dari kader Posyandu Magoan dan Padar Lor. Selain menjadi sarana bercocok tanam, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi media edukasi sederhana mengenai pemanfaatan lahan terbatas untuk menghasilkan pangan.


Program ini menjadi salah satu bentuk upaya mahasiswa KKN Kelompok 45 UPN Veteran Jatim meninggalkan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Kesamben. Ke depan, hidroponik tersebut diharapkan dapat terus dirawat dan dikembangkan sehingga memberi manfaat bagi kader posyandu dan masyarakat sekitar.


Bagi mahasiswa, program tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata selama menjalankan pengabdian di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Share berita ini

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Jombang Aktual